Uncategorized

Ketentuan-Ketentuan Jual Sapi Kurban

Hari raya Idul Adha yang jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah ditandai dengan penyembelihan hewan kurban. Karenanya, Idul Adha juga biasa disebut dengan Idul Qurban. Mendekati Idul Adha biasanya juga banyak sekali orang yang jual sapi kurban, kambing kurban, beserta hewan kurban lainnya, di beberapa tempat.

Selain itu, hari raya Idul Adha juga bertepatan dengan puncaknya musim haji, karena itu pulalah hari raya Idul Adha sering disebut lebaran haji.Hari raya Idul Adha yang jatuh setiap tanggal 10 Dzulhijjah ditandai dengan penyembelihan hewan kurban. Karenanya, Idul Adha juga biasa disebut dengan Idul Qurban. Mendekati Idul Adha biasanya juga banyak sekali orang yang jual sapi kurban, kambing kurban, beserta hewan kurban lainnya, di beberapa tempat.

Selain itu, hari raya Idul Adha juga bertepatan dengan puncaknya musim haji, karena itu pulalah hari raya Idul Adha sering disebut lebaran haji.Penyembelihan hewan kurban pada saat Idul Adha dilakukan berdasarkan sebuah kisah dari Nabi Ibrahim dengan anaknya, Ismail. Kisah ini menyimpan makna mendalam tentang keimanan dan ketaatan manusia kepada Allah SWT. Karena itulah, berkurban merupakan suatu ibadah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Bahkan, anjuran ini terdapat pada QS. Al Kautsar ayat 1 dan 2, yang artinya: “sesungguhnya telah Kami berikan karunia/nikmat yang sangat banyak kepadamu. Maka, shalatlah karena Tuhanmu dan berkurbanlah”. Ibadah kurban bukan hanya hubungan manusia kepada Tuhannya, namun juga hubungan sesama manusia. Sebab, orang yang berkurban wajib membagikan hasil kurban kepada orang-orang yang lebih membutuhkan.Hanya ada 5 hewan yang boleh dan sah untuk dijadikan hewan kurban, yaitu sapi, kerbau, unta, kambing, dan domba. Karenanya, banyak orang yang jual sapi kurban, kambing kurban, dan domba. Memang di Indonesia sangat jarang yang berkurban dengan unta karena bukan merupakan habitat unta.Nah, bagi orang yang jual sapi kurban atau hewan kurban lainnya harus memerhatikan beberapa hal, karena hal ini berkaitan dengan sah atau tidaknya hewan tersebut dijadikan hewan kurban, yaitu sebagai berikut:

1. Tidak boleh meraup untung terlalu banyak dari hasil penjualan hewan kurban

2. Hewan kurban boleh dijual jika telah mencapai umur yang sudah ditentukan dalam syariat Islam, yaitu:

• Kambing biasa (bukan domba/ biri-biri) minimal berusia 1 tahun dan memasuki tahun ke-2

• Domba atau biri-biri, jika sulit mendapatkan yang berusia 1 tahun, boleh yang berusia minimal 6 bulan dan memasuki bulan ke-7

• Sapi atau kerbau minimal berusia 2 tahun dan memasuki usia ke-3

• Unta minimal berusia 5 tahun dan memasuki tahun ke-63. Hewan kurban berada dalam kondisi bersih, sehat, dan bebas cacat. Terdapat 4 cacat yang harus diperhatikan penjual yang membuat hewan kurban tidak sah, yaitu matanya jelas buta, jelas sakitnya, jelas pincangnya, dan terlampau kurus hingga tidak memiliki sumsum tulang belakang.

Selain itu, tidak sah juga jual sapi kurban atau hewan kurban lainnya yang sedang hamil dan atau pasca melahirkan.Lebih mudah berkurban online melalui Global Qurban. Hanya dengan mengunjungi situs www.globalqurban.com, Anda dapat memilih program kurban yang diinginkan. Yuk, segerakan berkurban!

Categories: Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>