Uncategorized

Pengertian Wakaf dan Peluang Investasi Wakaf

Investasi dan peluang investasi wakaf termasuk istilah yang seringkali kita temukan di sekitar. Investasi sendiri merupakan suatu kegiatan menempatkan uang atau dana dengan harapan nantinya dana tersebut akan bertambah atau mendapat keuntungan atas dana yang disimpan tersebut. Di samping untuk mendapat keuntungan, seringkali investasi dilakukan dengan tujuan agar dapat menekan inflasi agar kekayaan tidak merosot nilainya. Investasi memiliki hubungan erat dengan perbankan serta pasar modal. Investasi dapat dikategorikan dalam dua jenis yang berbeda, yaitu real aset seperti gedung, kendaraan dan sebagainya serta aset finansial seperti deposito, reksadana dan obligasi. Investasi harta wakaf yang terdapat dalam tatanan Islam sendiri berbeda dengan investasi di sektor pemerintahan, karena lebih didasarkan pada unsur kerjasama.

Peluang investasi wakaf dan kegiatannya sendiri dilakukan dalam upaya untuk mengembangkan, mendayagunakan serta memberi nilai tambah di bidang ekonomi ataupun meningkatkan nilai manfaat sosial terhadap harta wakaf. Kegiatan investasi akan ditujukan pada sektor riil serta menguntungkan sesuai dengan target market dan kriteria penerimaan resiko. Kegiatan dilakukan menggunakan dana wakaf yang telah dihimpun berdasarkan program wakaf, serta bisa dilakukan pula penghimpunan dana menggunakan pola kerjasama investasi bersifat komersil. Singkatnya, wakaf yang terdapat dalam syariah Islam sebenarnya mirip sebuah korporasi ekonomi di mana ada modal yang dapat dikembangkan serta keuntungannya akan digunakan untuk kepentingan umat.

Jaminan atas keabadian wakaf ialah ketentuan untuk tidak menjual ataupun mengubah aset menjadi barang konsumtif. Namun, aset harus tetap dijadikan sebagai aset produktif. Dengan kata lain, wakaf akan terus berkembang dan bertambah hingga menjadi wakaf-wakaf yang baru. Dari sinilah peluang investasi wakaf terbuka lebar dan terbilang menguntungkan. Pelaksanaan kegiatan investasi ini sendiri diharapkan akan dapat memperoleh keuntungan berupa laba. Apabila kegiatan investasi wakaf menggunakan dana penghimpunan khusus wakaf, maka keuntungan bersih usaha akan dibagikan sesuai ketentuan yang ada dalam Undang Undang Wakaf, di mana sembilan puluh persen akan digunakan untuk tujuan wakaf dan sepuluh persen sisanya untuk pengelola atau nazhir wakaf.

Lain lagi apabila kegiatan investasi wakaf menggunakan dana yang berasal dari kerjasama investor. Hasil usaha akan dibagi sesuai kesepakatan bagi hasil bersama investor. Kemudian, bagi hasil porsi pengelola atau nazhir wakaf akan dibagi menjadi dua bagian, di mana sembilan puluh persen disalurkan pada maukuf’alaih sementara sepuluh persen untuk penerimaan nazhir wakaf. Investasi ini menggunakan prinsip-prinsip syariah dalam agama Islam sehingga akan terhindar dari riba dan hal-hal lain yang tidak diperbolehkan menurut syariat. Demikian adalah peluang investasi wakaf serta pengertian dari investasi itu sendiri. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan kita akan peluang investasi yang terbuka di Indonesia.

Categories: Uncategorized

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>